GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Demang Sepulau Raya mengadakan kegiatan sosialisasi pengenalan program-program BPJS Ketengakerjaan (BPJSTK) kepada seluruh karyawan rumah sakit yang masuk ke dalam kategori pegawai non-ASN, Kamis (26/7/2018).

Kegiatan sosialisasi ini digagasi oleh dr. Otniel Sri Widiatmoko selaku Direktur RSUD Demang Sepulau Raya, yang memperhatikan pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi pekerjanya yang rentan atau memiliki resiko mengalami kecelakaan kerja.



Ia menyambut baik dan sangat antusias terkait program-program perlindungan yang diberikan BPJS Ketenagaakerjaan kepada para pesertanya. Ia menilai setiap pekerjaan memiliki resiko kecelakaan yang setiap orang tidak tahu kapan akan mengalaminya. “Apabila bapak/ibu sekalian mengalami kecelakaan kerja dan belum menjadi peserta dari BPJS Ketenagakerjaan, kan kasihan keluarga,” tuturnya disaat melakukan pembukaan kegiatan.

Kegiatan sosialisasi tersebut mendapat perhatian yang sangat antusias dari para tenaga kerja non-ASN. Terlihat dari animo dalam memberikan pertanyaan-pertanyaan seputar program BPJS Ketenagakerjaan, bahkan ada dari beberapa tenagakerja yang sudah terdaftar menjadi peserta program BPJS Ketenagakerjaan juga turut memberikan jawaban atas pertanyaan dari para peserta. Hal ini menunjukkan tingginya rasa kepedulian terhadap resiko pekerjaan yang mereka miliki, sehingga mereka terlihat sangat antusias mendengarkan informasi seputar program BPJS Ketenagakerjaan.

Pada akhir kegiatan sosialisasi, pihak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Demang Sepulau Raya akan segera mendaftarkan seluruh pekerja atau pegawainya yang berstatus non-ASN. Informasi tersebut didapat dari salah satu pegawai BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan pemaparan sosialisasi yaitu Akhmad Ghozali. Ia juga menuturkan sangat senang melakukan pemaparan dikarenakan seluruh peserta aktif dalam berdiskusi dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terkait program BPJS Ketenagakerjaan.

“Pihak manajemen RSUD Demang Sepulau Raya menjanjikan akan melakukan pendaftaran seluruh pekerja non-ASN untuk menjadi peserta program BPJS Ketenagakerjaan di bulan Agustus,” tutur dr. Desi selaku salah satu perwakilan manajemen.

 

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR