BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Pedagang pasar SMEP mengharapkan kinerja Kapolda Lampung yang baru dilantik beberapa Minggu terkahir dapat membongkar perkara dugaan penipuan yang dilakukan , Direktur Utama PT Prabu Artha Makmur Ferry Sulistio alias Alay.

Erizal salah satu pedagang yang tertipu akibat pembangunan pasar SMEP kepada Lampost.co mengatakan laporan sudah sejak empat bulan lalu ke Polda Lampung bagian kriminal umum. Namun hingga hari ini laporan itu suram alias tidak ditanggapi, padahal menurut dia perjanjian jual beli ruko dengan Alay secara resmi diikat dengan perjanjian notaris namun bukti nyata bentuk ruko masih gelap gulita.



"Saya sering kotak-kotakan sama orang Polda katanya kurang ini kurang itu apa lah, saya harap Kapolda baru bisa membantu kami membongkar penipuan yang kami alami selama ini," katanya.

Enrizal akal mempertanyakan kelanjutan laporan ke Kapolda yang baru dilantik saat ini. "Akan saya pertanyakan lagi sama pak Kapolda yang baru ini, tidak akan saya biarkan sampai mati akan saya tuntut yang saya harus pulang," katanya.

Perihal akan dibangun pasar yang baru melanjutkan pembangunan yang mangkrak sudah sejak beberapa tahun silam, Enrizal sudah tidak percaya lagi atas omongan pemerintah itu.

"Selama ini apa dipagar-pagar terus ditinggal lagi, sudahlah saya tidak percaya lagi begituan. Saya tidak takut lagi sekarang saya akan menuntun terus persoalan ini karena uang saya sangat besar Rp320 juta uang saya ditipu," katanya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR