PANARAGAN (Lampost.co)--Hingga masuk pertengahan Januari 2018, Kamis (11/1/2018) belum ada tanda tanda para pedagang pasar tiyuh Pulungkencana akan direlokasi ke bangunan pasar sementara yang telah selesai dibangun oleh pelaksa PT Cinta Prima Kontraindo pada akhir tahun 2017 lalu senilai kontrak Rp3,7 miliar rupiah. 

Deretan puluhan kios telah berdiri mengelilingi tanah eks lapangan bola Tiyuh Pulungkencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat. 
Para pedagang mengaku belum ada informasi kapan mereka harus pindah, sebagian pedagang pun mengaku berfikir panjang sebelum memutuskan untuk memindahkan barang dagangannya ke pasar sementara jika perintah itu datang dari Pemlab setempat. 
"Aduh memperlihatkan kondisinya jika harus pindah sekarang , selain besarnya kurang, keamanannya juga tidak terjamin, bisa dilihat itu material dari triplek semua kena angin dan hujan saja sudah banyak yang lepas, di silet saja bisa bolong," kata Ramadhan, salah satu pedagang di pasar tiyuh tersebut. 
Selain memikirkan faktor keamanan barang dagangan mereka, pedagang juga berharap di pasar sementara tersebut mendapatkan lokasi yang sesuai dengan kebutuhan dagangannya saat ini. 
"Itu paling hanya 3x3 meter yang disediakan untuk satu pedagang, sedangkan seperti yang saya tempati saat ini saja 7 x 10 meter, sangat jauh sekali perbandingannya," kata pedagang sejak tahun 1980 tersebut. 
Sebelumnya Pemkab Tubaba melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merencanakan relokasi para pedagang ke pasar sementara pada Januari 2018, sebelum pembongkaran pasar Pulungkencana dilakukan. 



Hal tersebut menjadi salah satu keputusan rapat terbatas yang digelar di Balai Tiyuh Pulungkencana pada Jumat (3/11/2017) silam , dipimpin oleh Wakil Bupati Tubaba, Fauzi Hasan, hadir jajaran dinas terkait, koperindag, Dinas Lingkungan Hidup, Perkembangan dan PUPR, serta Kepala Tiyuh setempat, Abdul Rojak dan sejumlah perangkat tiyuh Pulungkencana. 
Sementara itu dari pantauan Lampost.co di lokasi pasar sementara sudah tidak terlihat para pekerja melakukan aktivitas di lokasi yang masih di pagar keliling dengan seng tersebut> Deretan kios telah disiapkan, kondisi toko sangatlah sederhana, terbuat dari bahan bahan seadanya seperti triplek dan kayu papan dengan kwalitas buruk digunakan sebagai dinding yang sudah mulai melengkung akibat cuaca buruk akhir akhir ini.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR