PESAWARAN (Lampost.co) -- Meskipun tersandung atas dugaan kasus penyalahgunaan narkoba dan tindak pidana korupsi (tipikor) berdasarkan keterangan catatan dari Polres Tanggamus dan Pengadilan Negeri Tanjungkarang, PDIP tetap memajukan Hipni Idris (HI) sebagai bakal calon legeslatif (bacaleg) pemilu 2019 mendatang.

Baca juga: Kapolres Pesawaran Benarkan Cabut SKCK Lama Bacaleg Diganti SKCK Baru dengan Catatan Khusus



“Kita tetap memajukan beliau (Hipni Idris) dalam pemilu legislatif tahun 2019 mendatang. Dan kita masih menggunakan asas parduga tidak bersalah karena masih ada upaya hukum banding,” kata Ketua PDIP Pesawaran, M Nasir melalui sambungan ponsel, Selasa (28/8/2019).

Baca juga: KPU Pesawaran: Satu Bacaleg PDIP Perbaiki Berkas dengan Catatan Tersandung Kasus Narkoba-Korupsi

Dia menjelaskan, Hipni Idris melakukan upaya hukum banding dalam kasus dugaan korupsi karena dia merasa tidak bersalah divonis satu tahun penjara berdasarkan keputusan dari Pengadilan Negeri Tanjungkarang dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi sebab pada 2012 dia melakukan peminjaman ke Bank secara pribadi bersama warga di wilayah Punduh Pidada.

“Dalam PKPU no 20 tahun 2018, yang bisa membatalkan bacaleg diantaranya tindak asusila (pelecehan seksual), kemudian bandar narkoba dan tindak pidana korupsi. Semenentara saudara Hipni Idris, bukan bandar narkoba dan dia hanya melakukan pinjaman kepada pihak Bank tidak masuk pada tindak pidana korupsi tetapi Tipibank,” ujarnya.

 

loading...

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR