BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Ketua DPD PDIP Provinsi Lampung Sudin mengatakan ini pihaknya menyerahkan keputusan calon kepala daerah kepada DPP. Namun, pihaknya berharap PDIP mengusung kader internal dalam Pilkada Lampung Utara dan Tanggamus. "Kita tunggu saja keputusan dari DPP," katanya, Minggu (3/11/2017).
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lampung Utara Zainal Abidin mengatakan saat ini pihaknya menunggu keputusan resmi dari DPP mengenai rekomendasi calon bupati. Jika mendapat restu DPP, ia akan menggandeng Ketua DPC Partai Demokrat Lampung Utara M Yusrizal sebagai calon wakil bupati. "Kami tunduk dan patuh terhadap perintah partai," ujarnya.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengatakan partainya tidak memungut mahar dalam mengeluarkan surat keputusan rekomendasi untuk pasangan calon dalam pergelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 Juni 2018.
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristyanto mengatakan partainya bergerak secara bergotong royong bukan karena uang. Ia juga membantah bila partainya memungut biaya saksi untuk pemenangan bakal calon kepala daerah. Pihaknya membantah jika ada pungutan hingga Rp200 miliar untuk biaya saksi dan pemenangan calon. "Enggak ada biaya saksi. Kami bergotong royong. Kami bukan partai yang menjualbelikan rekomendasi. Kami siap bergotong royong," kata Hasto, Minggu (3/12/2017) malam.
Menurut dia, Lampung tinggal menunggu giliran dan momentum yang paling tepat. Calon kepala daerah yang diusung bergantung keputusan Megawati Soekarnoputri. Ada tiga pilihan, mendukung kader internal dan kader internal, kader internal dan nonkader, kemudian mendukung nonkader dan kader. 

loading...

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR