PANARAGAN (Lampost.co) -- Pengurus cabang Nahdlatul ulama (PCNU) kabupaten Tulangbawang barat (Tubaba) turut prihatin, berdukacita serta mengecam aksi brutal penembakan terhadap jamaah di masjid Christchurch Selandia baru.

Kecaman terhadap pelaku disampaikan oleh ketua Syuriah PCNU Tubaba, kiai Mahrus Ali didampingi ketua Tanfidziah, Nur Hadi dan jajaran PCNU setempat, di pondok pesantren Daarul hidayah Al Anshori kelurahan Panaragan Jaya, kecamatan Tulangbawang tengah.



"Kami turun prihatin dan berbela sungkawa terhadap korban terjadinya penembakan di masjid Selandia baru, mudah mudahan hal ini tidak terulang lagi dimana pun khusus di Indonesia, dan mudah mudahan almarhum yang menjadi korban diampuni dosa dosa dan Khusnul khatimah," ujar pimpinan pondok pesantren Daarul hidayah ini, Sabtu (16/3/2019).

Sementara itu, Ketua Tanfidziah menambahkan, pada 23 Maret 2019 mendatang, seluruh kepengurusan NU mendapatkan instruksi dari PBNU untuk melaksanakan doa bersama sebagai wujud keprihatinan atas peristiwa tersebut, sekaligus memperingati hari lahir NU ke-96 tahun ini.

 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR