BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bandar Lampung akan menggelar forum group discussion (FGD) bertajuk Merayakan Kebersamaan dalam Keberagaman, pada Sabtu (28/4) besok di Hotel Kurnia II, dari pukul 09.00 hingga sore hari. 

Sekretaris PC NU, Khabibul Muttaqin mengatakan acara tersebut bertujuan menjaga persatuan dalam keberagaman masyarakat Indonesia dan mengantisipasi berbagai persoalan yang mungkin muncul pada tahun politik. 
“Ini tahun politik. Hoaks, ujaran kebencian, dan isu SARA rentan terjadi pada saat ini. Untuk itu, PC NU akan berusaha merangkul berbagai tokoh lintas agama untuk menyuarakan persatuan bangsa melalui forum diskusi ini,” kata dia saat menyambangi ke Lampung Post, Jumat  (27/8/2018), bersama empat pengurus PC NU lainnya.
Kegiatan itu juga sebagai upaya untuk menjalankan amanat founding father para pendiri NU yang memiliki ideologi politik semangat kebangsaan.
Wakil Ketua PC NU, Rudy Irawan, menambahkan diskusi akan diawali paparan para tokoh lintas agama dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) terkait isu-isu kebangsaan, pluralisme, dan toleransi antarumat beragama. “Untuk peserta, diperkirakan berjumlah 80 orang dari beragam organisasi kepemudaan lintas agama di Kota Bandar Lampung,” ujarnya. 
Hasil dari pertemuan tersebut, lanjut Rudy, akan dijadikan rekomendasi dari PC NU untuk seluruh pemangku kepentingan demi membangun semangat kebinekaan di Provinsi Lampung. “Ini sebagai bukti bahwa NU hadir untuk berperan dalam menjaga keberagaman. Kami akan memviralkan semangat persatuan ini,” katanya.
Dalam acara silaturahmi ini, Ketua PC GP Ansor Agung berharap agar kegiatan diskusi ini dapat memantik partisipasi organisasi kepemudaan lainnya untuk memulai gerakan antihoaks dan anti-ujaran kebencian demi terjalinnya persatuan bangsa. “Selama ini gerakan tersebut hanya wacana, tetapi belum bergerak. Untuk itu, kami ingin memulainya,” ujarnya. 
Usai acara diskusi, lanjut Khabibul, PC NU juga akan menggelar deklarasi anti-hoaks dan anti-ujaran kebencian. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR