BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Pasangan suami istri (Pasutri) bernama Yogi Pratama (22) dan Nurhayati alias Fitri (20) warga Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumiwaras, Bandar Lampung dibekuk aparat, Jumat (12/1/2018). Pasutri ini terbukti mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu.

Kasatres Narkoba Polresta Bandar Lampung Komisaris Indra Herliantho Denis mengatakan, dari tangan pelaku didapati barang bukti berupa dua buah plastik klip bening, berisi krista yang dibungkus kertas timah rokok.



Awalnya petugas mendapat informasi dari warga sekitar, bahwa pelaku kerap melakukan transaksi di sekitar wilayah Garuntang. Selanjutnya dilakukan monitoring dan diketahui pada Jumat (12/1/2018) sekitar pukul 11.15, pelaku hendak bertransaksi di depan MAN 2 Bandar Lampung, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumiwaras. Ketika pelaku Yogi datang, petugas langsung menangkapnya.

"Awalnya dapat info ada yang pesan, terus yang mau ngantar si Nurhayati alias Fitri, pas anggota mantau lokasi ternyata yang datang si Yogi yang bukan lain suaminya," ujarnya kepada lampost.co, Minggu (14/1/2018).

Selanjutnya dilakukan pengembangan, dan Nurhayati alias Fitri sedang berada di rumah saudaranya yang berada di Jalan Ikan Lele, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumiwaras. Ia melarikan diri, usai curiga suaminya tak kujung ada kabar, usai diminta mengantarkan sabu tersebut ke calon pembeli.

"Kemudian Jumat malamnya sekitar pukul 23.30, kami langsung amankan dia di lokasi terpisah, dan dia mengaku barang tersebut miliknya yang hendak dijual ke konsumen," kata Indra.

Dari pengakuan tersangka, sabu tersebut didapat dari bandar berinsial O. Sekali memesan, ia membeli sabu sebesar Rp450 ribu, yang ia pecah kemudian menjad paket-paket kecil untuk dijual kembali. "Dia (bandar) sudah kita identifikasi dan sedang dilakukan pengejaran," ungkapnya.

Keduanya dijerat dengan pasal 114 ayat (1) subsider 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman minimal lima tahun penjara.

 

loading...

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR