KOTA AGUNG (Lampost.co) -- Pasangan calon bupati dan wakil bupati Tanggamus Dewi Handajani - AM Syafii berencana untuk menaikan insentif bagi tenaga kerja non ASN di bidang kesehatan dan pendidikan pada lingkungan pemerintah setempat. Hal itu dengan mempertimbangkan tanggungjawab serta beban kerja dalam memberikan pelayanan dasar bagi masyarakat.

Menurut calon bupati Dewi Handajani didampingi juru bicara Heri Agus Setiawan, bahwa selama ini dirinya terus memantau bagaimana beratnya tugas yang diemban oleh non ASN selama ini. Sedangkan penghasilan per bulan yang diterima belum berbanding lurus dengan tanggungjawabnya dalam mendidik generasi penerus dan pelayan kesehatan. Tidak sedikit dari tenaga non ASN ini yang telah mengabdi selama bertahun-tahun kepada negara namun tetap setia hingga saat ini.



"Berangkat dari penilaian inilah, kami paslon Desa akan meninjau lagi besaran insentif yang diterima serta akan dinaikan dengan mempertimbangkan segala sesuatunya," kata dia, Selasa (22/5/2018).

Dewi Handajani mengatakan bahwa insentif yang diterima oleh para tenaga non ASN Tanggamus ini masih belum layak serta masih jauh dari UMP. Terlebih lagi jika melihat kondisi para tenaga non ASN yang mengabdi di wilayah terpencil. Perlu adanya pemberian insentif tambahan sebagai bentuk penghargaan.

"Bukankah para tenaga honor ini juga memiliki tanggung jawab terhadap keluarganya," kata Dewi.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR