KOTABUMI (Lampost.co)--Putri daerah Kabupaten Lampung Utara telah mengahrumkan nama daerahnya pada tataran nasional sebagai pasukan pengibar bendera dalam formasi delapan di Istana negara pada peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI.

Adalah Halia Nida Niliantara, seorang siswi kelas XI dari SMAN 2 Kotabumi. Meski telah menjadi pahlawan daerah, yang mengaharumkan nama kabupaten terkenal sebagai tanah lado itu. Namun, saat kedatangan ke daerah asalnya, tak ada upacara penyambutan, apalagi arak-arakan. Ia hanya disambut oleh sang kakek, Saleh Ahmad bersama keluarga di kediamannya yang juga tokoh masyarakat dan pelaku perjuangan zaman kemerdekaan lalu.



Walau pun demikian, tak menjadikannya patah arang namun sebagai motivasi diri agar dapat berbuat lebih baik lagi kedepannya. Menurutnya apa yang telah diikutinya selama ini menjadi pengibar sang saka merah putih di Istana Negara merupakan pengalaman tak terlupakan baginya.
Selain menjadi ajang silaturahmi juga bercerita pengalaman dengan pelajar lain yang berasal dari seluruh Indonesia.

"Disitulah saya memperkenalkan potensi-potensi dan budaya yang ada di Lampung, kepada teman-teman yang berasal dari kabupaten lain se-Indonesia,"kata dia menceritakan kisahnya kepada Lampost.co, Jumat (25/8/2017).

Halia berharap apa yang dirasakannya saat ini cukup menjadi pil pembangkit semangat untuk berbuat lebih lagi kedepan bagi dirinya seorang. Tidak terulang pada adiki-adiknya, putra-putri daerah lainnya yanh membawa nama harum daerahnya. Tidak hanya di tingkat provinsi akan tetapi pusat, serta prestasi membanggakan lainnya.

Sang kakek, Saleh Ahmad yang juga Ketua LVRI Lampura mengucapkan selamat datang kepada cucunya Halia, meski dirasa sedikit pilu. Namun ia tetap menyemangati cucunya itu, agar dapat lebih dewasa menghadapi kehidupan. "Ini merupakan suatu kebanggaan buat keluarga terutama masyarakat Lampung Utara, karena ia merupakan satu-satu putri mewakili Lampung untuk pengibaran bendera merah putih,"ujarnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR