METRO (Lampost.co)--Hingga Jumat (25/1/2018), kasus DBD yang dirawat di Rumah Sakit Umum Ahmad Yani, Kota Metro, tercatat 38 penderita.

Direktur Rumah Sakit setempat, Erla Andrianti, mengatakan berdasarkan data medis, ke-38 pasien itu bukan warga Kota Metro semua. Rinciannya, 17 pasien warga Kota Metro dan sisanya 21 orang warga luar Kota Metro. 



Sebagai langkah penyembuhan terhadap para penderita DBD, pihak rumah sakit tetap menggunakan standar perawatan yang ada. Artinya, perawatan secara terprogram dan pengawasan ketat terus dilakukan. Hal tersebut dimaksudkan agar penderita sesegera mungkin dapat disembuhkan.

Kemungkinan adanya pasien susulan, Erla, belum dapat memastikan. Hanya saja ia, memperkirakan bisa saja pasien DBD masih bisa bertambah. "Secara pasti saya belum dapat mempridiksikan, akan tetapi dimungkinkan bisa bertambah," katanya.

Diakuinya sebagai langkah pencegahan penyebaran DBD, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat, sudah malakukan sosialisasi ke masyarakat. Bahkan pihaknya menggunakan mobil keliling membagikan obat (abate) kemasyarakat.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR