BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Tim pelatih Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Lampung, mengubah pola latihan atlet di saat bulan suci Ramadan, yaitu satu hari hanya dua jam dan dilakukan sore hari. Perubahan tersebut, menyesuaikan dengan keadaan dan situasi atlet.

"Ya, porsi jam latihan atlet kita rubah, yang semula pagi dan sore. Sekarang kita ambil sore saja, dengan waktu dua jam," kata Pelatih PASI Lampung, Hadi Wacono, kepada Lampost.co, Kamis (17/5/2018).



Hadi pun mengungkapkan bahwa, untuk di hari pertama hingga kedua ramadan. Atlet sengaja diliburkan sementara, kemudian di hari ketiga atlet sudah mulai berlatih kembali dengan pola penyesuaian terlebih dahulu, yaitu pemanasan, straising, dan sejenisnya. Selanjutnya, di hari keempat hingga akhir ramadan tetap melakukan latihan seperti biasa.

"Latihan sore itu adalah pilihan yang tepat, yaitu dimulai jam 4 sore hingga menjelang magrib. Karena setelah atlet mengeluarkan energi, bisa langsung tertutupi di saat berbuka," ujaranya.

Mengenai asupan makanan, dirinya mengaku untuk menjadi ketahanan tubuh, pihaknya menyarankan kepada atlet agar mengkonsumsi sesuai kebutuhan sehari-hari, yaitu karbohidrat dan protein. Hal tersebut penting, mengingat sistem latihan yang dipakai oleh para pelatih tetap sesuai Pakem latihan yang ada.

"Jelas, situasi latihan dihari biasa tidak sama. Pasti atlet ada yang dehidrasi, tapi ini diupayakan latihan yang berat-beratnya menjelang magrib," tegasnya.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR