KOTA AGUNG (Lampost.co)--Partai Demokrat mengajukan gugatan kesalahan input data dan adanya indikasi kecurangan hasil Pemilihan Legeslatif (Pileg) Kabupaten Tanggqmus tahun 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (12/4/2019).

Menurut Wakil Ketua DPC Partai Demokrat, Sunu Jatmiko, pengaduan ke Mahkamah Konstitusi soal adanya dugaan kecurangan atau kesalahan dalam menginput pemilihan. Adapun gugatan yang disampaikan ini tentang hasil Pileg di daerah pemilihan (Dapil) 4 yanh melipuylti Kecamatan Ulubelu, Kecamatan Airnaningan dan Kecamatan Pulau Panggung.



Sunu mengaku dirinya mengaku tidak tahu persis tentang perkembangan gugatan yang dilemparkan Partainya tersebut. "Untuk perkembangannya saya belum mendapat informasi terkini, tapi kalau untuk gugatan mengenai adanya indikasi kecurangan," katanya.

Sunu menegaskan, bahwa pada prinsipnya dia menyerahkan sepenuhnya hal ini kepada Partai. "Saat ini fokus menghabiskan waktu saya selama masih menjabat sebagai Anggota Dewan," ujarnya.
Sementara Ketua DPC Demokrat Zubaidi, belum dapat dikonfirmasi mengenai hal ini.

Komisioner KPU Tanggamus, Angga Lazuardy, menjelaskan gugatan yang disampaikan ke MK ada 2. Yakni dari Partai Demokrat dan Partai Gerindra. Namun berdasarkan informasi terkini yang dia peroleh, pihak pengurus Partai Demokrat telah mencabut gugatannya pada tanggal 10 Juli 2019.

"Setahu saya Partai Demokrat sudah mencabut gugatannya, tinggal Partai Gerindra," ujarnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR