LIWA (Lampost.co) -- Pemkab Lampung Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) setempat, Jumat (14/9/2018), melaksanakan aksi gotong royong secara serentak di 15 kecamatan di kabupaten itu.

Aksi gotong royong tersebut  terbagi dalam 15 tim sesuai dalam lampiran surat Bupati Lambar No. 414/280/III.13/2018  dengan penanggungjawabnya masing-masing yaitu Tim I terdiri Bupati Lambar ,Kejaksaan Negeri Liwa ,Dinas PUPR ,Bagian Humas Dan Protokol Sekdakab Lambar dan Bagian Kesra Sekdakab Lambar melaksanakan gotongroyong di Kecamatan Pagardewa.



Tim II Kecamatan Belalau  di Pekon Sukamakmur meliputi Wabup Lambar ,Kepala Bagian Hukum Sekdakab Lambar dan BPPD.

Tim III Kecamatan Balik Bukit di Pekon Sukarame Meliputi Sekdakab Lambar, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama dan DPMP. Tim IV Kecamatan Sekincau Pekon Giham Asisten 1, Dinas Lingkungan Hidup, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa. Tim V Kecamatan Lumbok Seminung di Pekon Sukamaju meliputi Asisten II,  BKPSDM dan KPU Lambar dan seterusnya.

Sebelum melaksanakan aksi gotong royong bersama masyarakat itu, bupati beserta tim melaksanakan Senam bersama di Pekon Basungan, Kecamatan Pagar dewa.

Bupati menyampaikan senam bersama ini selain untuk kesehatan juga sebagai ajang menjalin tali silaturahmi. Senam pagi ini sangat penting meskipun 10-20 menit untuk kebugaran jasmani dan rohani kita. Karena jika jiwa kita sehat insya Allah suatu yang buruk akan bisa kita hindari dan kita memiliki semangat baru untuk menjadikan Lambar hebat.

Kemudian dilanjutkan dengan aksi gotong royong bersama masyarakat yang dimulai dari jalan Talang Imam ke Talang Misri.

"Semangat dan budaya gotong royong harus terus dilestarikan di tengah-tengah masyarakat, karena inimerupakan salah satu warisan leluhur yang memiliki nilai-nilai positif terutama dalam memupuk kerja sama dan kekompakan," kata Parosil.

Semangat gotong royong harus dilestarikan karena dengan semangat itulah kita selama ini mampu melakukan dan menggerakkan pembangunan dalam mewujudkan visi misi daerah.

Karena iyu kita harus terus berupaya agar semangat gotong royong tetap terpelihara dengan baik di tengah-tengah masyarakat diantaranya dengan rutin menggelar bulan bakti gotong royong.

Menurut dia, pengembangan semangat gotong royong akan bergantung pada keberhasilan semua pihak dalam menanamkan semangat gotong royong, termasuk kepada anak-anak generasi muda bangsa, yang justru saat ini sudah hampir memudar karena arus globalisasi.

Usai aksi gotong royong bupati bersama tim melanjutkan Safari Jumat di Masjid Nurul Iman Pekon Sukajaya Kecamatan Pagardewa dan menyerahkan bantuan kepada pihak masjid dan Bumdes.

Bupati mengatakan infrastruktur merupakan program unggulan seperti  jalan dan irigasi. Kondisi jalan penghubung dari pekon ke pekon lainnya harus bagus dengan kindisi jalan yang bagus maka diyakini roda perekonomian untuk kesejahtraaan rakyat akan berjalan.

Ia berpesan agar masyarakat mampu menjaga dan merawat dan memanfaatkan hasil pembangunan yang sudah ada secara maksimal.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR