KRUI (Lampost.co) -- Potensi pariwisata yang tinggi di Pesisir Barat membutuhkan pengelolaan tepat di semua sektor terkait untuk maju dan berkembang secara maksimal. Hal itu terungkap dalam kegiatan penyuluhan bidang pariwisata yang dilaksanakan oleh Kementerian Pariwisata melalui Politeknik Pariwisata Palembang yang digelar di gedung serba guna (GSG) Labuhan Jukung, Pesisir Tengah, Kamis (5/3/2018).

Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dari Politeknik Pariwisata Palembang, Abdul Rahman, didampingi salah seorang dosen politeknik, Rahmat Mandasini, mengatakan pihaknya melihat potensi pariwisata yang tinggi dan telah berjalan di Kabupaten Pesisir Barat, dengan kunjungan ribuan wisatawan domestik dan mancanegara setiap tahunnya ke objek wisata yang ada di kabupaten itu. Namun dibeberapa sektor terkait masih membutuhkan pengetahuan dan keterampilan untuk mengelolanya secara maksimal.



"Potensi pariwisata Pesisir Barat tinggi, penginapan hotel dan losmen sudah banyak. Tetapi kami melihat belum dikelola maksimal di kulinernya. Maka kami disini memberikan penyuluhan tentang hal ini,  yang sesuai dengan industri pariwisata," kata Rahmat.

Politeknik Palembang, kata dia membawahi seluruh wilayah Sumatera bagian selatan dan sebagian pesisir Jawa. Sebab itu, pihaknya terus melakukan penyuluhan di berbagai wilayah potensi pariwisata. Penyuluhan yang dilakukan sesuai dengan bagian program pariwisata yang masih perlu dikembangkan dan dimaksimalkan dari suatu wilayah wisata, berdasarkan data dan hasil survey.

"Sebelum memberikan penyuluhan disini, kami telah melakukan survey dulu dan berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Provinsi Lampung. Kami memberikan penyuluhan berbeda-beda di tiap wilayah wisata, tergantung apa yang dibutuhkan. Kalau di krui menyentuh kulinernya," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR