GUNUNGSUGIH (Lampost.co) -- Pemeriksaan marathon kepala sekolah SMA dan SMK selama tiga hari akan ditingkatkan. Panwaslu Lamteng sudah mengklarifikasi 16 kepala sekolah dan empat guru honor dari 12 kecamatan terkait pengerahan siswa saat kampanye.

Klarifikasi berlangsung selama tiga hari pada Jumat dan Sabtu lalu dan hampir semua kepala sekolah memenuhi pemanggilan itu.



Ketua Panwaslu Lamteng Hermono mengatakan pihaknya membahas hasil klarifikasi tersebut dengan pihak terkait. "Jika nanti ada unsur pidana pasti ditingkatkan ke Gakkumdu. Sebab hasil klarifikasi kemarin ada beberapa hal yang perlu didalami dan nama-nama baru yang akan dipanggil. Kami juga akan panggil kembali H. Mahfud untuk mengklarifikasi kaitannya dengan acara tersebut," ujar dia.

Panwaslu Lamteng mengklarifikasi keterlibatan sekolah dalam pengerahan siswa saat kampanye juga melibatkan penyidik Polres Lamteng. Pemeriksaan para kepala sekolah SMA dan SMK itu rata-rata selama satu jam.

Menurut Hermono hasil klariifikasi nantinya akan didukung bukti yang dimiliki pihaknya. "Sejumlah bukti sudah kita pegang dan keterangan klarifikasi untuk menguatkan," tambah dia.

Indikasi pengerahan siswa SMA dan SMK saat kampanye pasangan calon Gurbernur nomor urut satu satu di Way Pengubuan cukup menghebohkan. Pasalnya selain ratusan siswa dikerahkan menggunakan puluhan kendaraan juga diberi kaos bergambar pasangan tersebut. Ditambah lagi rekaman video dan foto para siswa itu diunggah ke sejumlah media sosial.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR