LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 28 May
4689
Kategori Pariwisata
Penulis Aris Susanto
LAMPUNG POST | Pantai Kelara Surganya Anak-Anak
Anak-anak menikmati permainan dan fasilitas yang ditawarkan di Pantai Kelara, Pesawaran. LAMPUNG POST/M UMARUDINSYAH MOKOAGOW

Pantai Kelara Surganya Anak-Anak

TIDAK salah jika akhir pekan menyambut Ramadan, objek wisata di sepanjang pantai teluk Lampung dipenuhi anak-anak sekolah yang merayakan kelulusan, bahkan siswa taman kanak-kanak dan PAUD pun terlihat ikut meramaikan suasana bahagia itu. Pengunjung atau wisatawan itu datang dari berbagai kota di Lampung, termasuk dari luar Lampung, seperti Jakarta, Bogor, Bekasi, dan Banten.
Sasaran para wisatawan dari luar kota adalah menyelam atau snorkeling di laut sekitar Pulau Pahawang. Tempat penyewaan alat selam pun ketiban rezeki nomplok pada pekan ini.
“Kalau sudah puasa mungkin sepi. Kalau pun ada satu dua rombongan saja, itu pun biasanya orang-orang dari luar kota,” ujar pemilik penyewaan alat selam.
Namun, diperlukan pilihan yang tepat jika ingin berwisata, terutama untuk anak-anak kecil alias masih SD dan PAUD. Setidaknya para guru pembimbing mengetahui benar lokasi yang akan dikunjungi. Tujuannya agar selama bersenang-senang di pantai tidak mengalami kendala.
Pantai Kelapa Rapat atau Kelara memiliki pantai terpanjang di deretan teluk Lampung, yaitu sekitar 1 kilometer. Pantai Kelara membentang dari Dermaga 1 Ketapang hingga Pantai Batumandi.
Untuk masuk ke Pantai Kelara bisa melalui dua pintu. Pintu pertama dan pintu kedua jaraknya tidak berjauhan. Agar tidak tersesat dan masuk ke pintu pantai yang lain, ada ciri khas Pantai Kelara, yaitu persis di depan markas Batalion Infanteri (Yonif) 7 Marinir yang baru beberapa hari diresmikan penggunaannya oleh Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono.
Keuntungan singgah di Pantai Kelara bagi anak-anak, mudah diawasi dan air lautnya tidak terlalu tinggi saat surut. Selain itu, banyak pondokan yang disewakan dengan harga relatif terjangkau yang berada persis di bibir pantai.

Banana boat, salah satu fasilitas yang terdapat di Pantai Kelara, Pesawaran. LAMPUNG POST/M UMARUDINSYAH MOKOAGOW
Kemudian, banyak anggota Marinir yang terlibat dalam pengamanan pantai. Parkir kendaraan pun luas dan tempatnya teduh serta mudah diawasi dari pondok masing masing.
Agus (45), pengelola perahu Putra Sunda, mengatakan untuk menyeberang ke sejumlah pulau, seperti Pulau Pahawang, Mahitam, dan tempat lainnya bisa dilakukan dari Pantai Kelara. “Di sini banyak perahu atau kapal berkapasitas 15 penumpang yang bisa mengantar ke sejumlah pulau. Harga sewanya juga terjangkau," ujar dia.
Menurutnya, bagi mereka yang membutuhkan alat selam disediakan penyewaannya. Namun, biaya kapal pulang-pergi itu di luar biaya penyewaan alat selam dan tujuan ke sejumlah spot. “Setiap spot kapal berhenti dan wisatawan membayar Rp20 ribu. Murah kan.”
Agus juga menyebutkan sejumlah spot yang bagus untuk dikunjungi, yaitu Pahawang Kecil, Kelagian Kecil, Pahawang Besar, spot memo, spot penangkaran, spot candi, dan spot pengetahuan. Anda penasaran ingin mencoba, silakan datang dan tanyakan ke Pantai Kelara yang selama ini dikelola oleh Marinir di Piabung, Pesawaran.

BAGIKAN


loading...
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv