SUKADANA (Lampost.co)--Meski sudah dilakukan verifikasi berkas, namun Panitia Seleksi Daerah (Panselda) CPNS 2018 Kabupaten Lamtim belum berani tetapkan akredetasi pelamar yang sudah mendaftar memenuhi syarat atau tidak karena masih menunggu kepastian yang jelas.

Kepala Bidang Formasi pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan  Daerah (BKPPD) Kabupaten Lamtim, Risdiyanto, kepada Lampost.co, Rabu (3/10/2018) menjelaskan, beberapa hari terakhir akredetasi pelamar CPNS menjadi persoalan tersendiri bagi Panselda.



Sebab terkait akredetasi pelamar CPNS sesuai dengan Per Menpan RB No.36 tahun 2018 tersebut sudah dua kali mengalami perubahan. Per Menpan No.36 tahun 2018 yang mengatur tentang akredetasi tersebut terdapat pada point H angka 3 yaitu, calon pelamar merupakan lulusan dari Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat yang sudah terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan/atau Kementerian Agama, dan lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri dan Program Studi yang terakreditasi dalam Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Negeri (BAN-PT) dan terdaftar di Forlap Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi saat kelulusan. 

Selanjutnya diubah calon pelamar merupakan lulusan dari Seakolah Menengah Atas (SMA)/sederajat yang sudah terdaftar di Kementerian Pendidikan dan  Kebudayaan  dan/atau  Kementerian Agama,  dan lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri dan/atau Program Studi yang terakreditasi dalam Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Negeri (BAN-PT) dan/atau Pusdiknakes/LAM-PTKes.

Menyusul perubahan itu, kata Risdiyanto, kemudian terbit Surat Men Pan RB No.B/480/M.SM.01.00/2018 tanggal 2 Oktober 2018, tentang penjelasan perubahan Per Menpan RB No.36 tahun 2018.

Dalam surat yang ditujukan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat dan Daerah dan ditandantangi oleh Men Pan RB Syafruddin tersebut dijelaskan, khusus mengenai akreditasi menjadi calon pelamar merupakan lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri dan/atau Program Studi yang terakreditasi dalam Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Negeri (BAN PT) dan/atau Pusdiknakes/LAM-PT Kes pada saat kelulusan.

Karena ada surat dari Men Pan RB tersebut lanjut Rsidyanto, maka meskipun Panselda tetap melakukan verifikasi berkas pendaftar yang sudah masuk, namun belum berani menetapkan apakah persyaratan akreditasi mereka memenuhi syarat atau tidak. 

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR