JAKARTA (Lampost.co)-- Manufacturing Indonesia 2018 Series, pameran teknologi dan layanan manufaktur internasional terkemuka dan terlengkap di Indonesia, resmi dibuka di JIEXPO, kemayoran, Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Agenda ini akan berlangsung selama empat hari ke depan yang melibatkan 1.600 perusahaan terkemuka di industri manufaktur dari lebih dari 28 negara.



Setiap peserta menampilkan teknologi mesin termutakhir serta kecanggihan proses dan layanan otomatisasi, untuk mewujudkan target industri 4.0, serta mengukuhkan Indonesia sebagai pusat industri global di masa depan.

Bersamaan dengan pameran ini, digelar pula pameran mesin subkontraktor industri pertama di Indonesia yakni Subcon Indonesia 2018.  Pameran ini menghubungkan para end user dengan ahli dan mesin-mesin terbaik berteknologi tinggi yang dapat membantu percepatan proses manufaktur.

Maysia Stephanie, Project Director PT. Pamerindo Indonesia selaku penyelenggara acara mengatakan 10.000 calon pembeli dan profesional terhubung langsung dengan ribuan perusahaan pameran yang hadir dan antusias memamerkan berbagai teknologi mesin, komponen, dan otomatisasi termutakhir, yang menjadikan acara ini sebagai wadah terbesar di sektor industri.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), industri manufaktur Indonesia memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB nasional, yang mencapai 20% pada 2018.

Pihaknya melihat peluang emas untuk memperkenalkan produk dan teknologi Jepang ke Indonesia, sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

"Melibatkan 40 perusahaan manufaktur Jepang papan atas dalam satu area di Japan Pavillion, kami bersedia dan ingin berkontribusi menyukseskan Making Indonesia 4.0," katanya.

 

loading...

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR