KALIANDA (Lampost.co)-- Pemerintah Desa Palas Pasemah, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, memprioritaskan pembangunan infrastruktur dengan program padat karya tunai (PKT). Dimana, pembangunan yang dianggarkan dana desa (DD) 2018 itu menelan anggaran sebesar Rp577,5 juta.
 
Kepala Desa Palaspasemah, Hardin mengatakan pihaknya pada pemanfaatan DD 2018 membangun sejumlah pembangunan infrastruktur, seperti jalan cor beton, saluran drainase, talut penahan tanah, dan gorong-gorong. "Untuk seluruh pembangunan infrastruktur, kami menerapkan program PKT atau swakelola bersama masyarakat. Jadi, proses pembangunan kami melibatkan masyarakat lokal," kata dia saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (20/12/2018).
 
Hardin menjelaskan pembangunan di Desa Palaspasemah meliputi jalan cor beton di Dusun I sepanjang 120 meter dan Dusun IV 253 meter dengan masing-masing lebar 2 meter dan ketebalan 0,12 meter. Kemudian, saluran drainase terdapat di Dusun II, III dan IV dengan total panjang 799 meter dan gorong-gorong plat beton ukuran 80x80 cm.
 
"Jadi, total keseluruhan anggaran untuk pembangunan infrastruktur menelan dana sebesar Rp 577,5 juta. Dari anggaran tersebut, kami mengalokasikan untuk padat karya tunai atau harian orang kerja (HOK) sebesar Rp204,5 juta," ujarnya.
 
Sementara itu, Sekretaris Desa Palas Pasemah Muslim Idrus mengatakan program PKT dari anggaran dana desa (DD) yang digulirkan dari Pemerintah Pusat itu memiliki manfaat bagi masyarakat setempat. Program ini dinilai telah membantu warganya karena mendapatkan penghasilan tambahan.  "Program padat karya tunai itu bertujuan supaya dapat memberikan kesempatan kerja dan tambahan upah kepada masyarakat menengah kebawah. Sehingga, pemanfaatan DD dapat dirasakan masyarakat," katanya.

Camat Palas Rika Wati mengatakan pihaknya berharap kepada seluruh pemerintah desa agar segera menyelesaikan semua pembangunan infrastruktur yang bersumber dari anggaran DD 2018. Sebab, dana dari Pemerintah Pusat harus terealisasi dan terserap sesuai usulan sebelumnya.



 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR