BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Jaksa Penuntut Umum Chandrawati Rezki Prastuti, menuntut pengemis tanpa kedua kaki, Rahmat Untung selama Satu tahun dan enam bulan (18 bulan) penjara lantaran terdakwa terbukti secara sah melanggara pasal 127 sebagai pengguna narkotika jenis sabu-sabu. Hal itu terungkap di Persidangan Pengadilan Negeri, Kelas 1A, Tanjungkarang, Rabu (13/9/2017).

Dalam persidangan, Jaksa mengatakan terdakwa telah terbukti melanggar pasal 127 sebagai mana dimaksu terdakwa tanpa hak mengkonsumsi, menyimpan serta menjual narkotik."Menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 1,6 tahun penjara," ujar Chandra.



Mendengar tuntutan itu, terdakwa Untung diam tanpa sepatah kata pun terucap, sementara penasehat hukum terdakwa, Nur Afni Anggraini di persidangan meminta supaya terdakwa dihukum seringan-ringanya, karena terdakwa dipersidangan berlaku sopan selain itu terdakwa juga mengakui perbuatanya. 
Rahmat diduga kuat sebagai penyalahguna narkotika jenis sabu-sabu hal ini terungkap saat saksi Abu Naseh, anggota Buru sergap (Buser) melakukan pengkapan terhadap terdakwa di Jalan RE Marta Dinata dan mendapatkan satu paket sabu di kantung celananya.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR