SEBUAH komunitas menetapkan denda kepada seseorang biasanya karena ada kesalahan yang dilakukan. Namun selain denda, ada sanksi diusir dari komunitas itu.  Iya kidah, wat dau ni kik aga timahapko (Iyalah ada dendanya jika mau dimaafkan).

Namun di Jepang, pungutan itu bukan denda melainkan pajak yang dikenakan jika seseorang ingin keluar dari negara itu. Jepang menetapkan aturan pajak baru itu untuk wisatawan asing maupun lokal. Wisatawan membayar 1.000 yen setara Rp129 ribu sebagai “uang sayonara”.



Dilansir dari Strait Times, pajak baru itu berlaku untuk wisatawan asing dan lokal yang meninggalkan Jepang menggunakan kapal atau pesawat. Dana ini akan ditambahkan langsung ke harga tiket.

Na layau, aga latap de di sana. Ulun mak aga luakh kik tikayun bayakh. Wat-wat gawoh (Kacau, bakal penuh wilayah itu. Orang tidak mau keluar jika harus bayar. Ada-ada saja).

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR