BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Grup Band Padi Reborn kembali menggelar konser untuk mengobati kerinduan masyarakat Lampung. Dengan mengusung Padi Reborn "Road to Festival 90' Lampung", grup band dengan aliran pop rock asal Surabaya manggung di balloom Hotel Novotel Bandar Lampung, Kamis (14/2/2019) malam. 
 
Promotor Padi Reborn, yang juga Manager Akur Productions Kurnia Oktaviani mengatakan pihaknya menggelar Festival 90'an dengan menghadirkan Padi Reborn. Padi Reborn datang ke Lampung dengan formasi lengkap yakni Piyu (gitar), Fadly (vokal), Ari (gitar), Rindra (bass), dan Yoyo (drum). 

"Kami mengobati rindu para Sobat Padi (Fan grup band Padi, red) di Lampung. Setelah istirahat cukup lama, Padi kembali dengan nama Padi Reborn dengan formasi lengkap," katanya. 



 

 

Padi yang dibentuk pada sekitar tahun 1997 itu, sampai saat ini masih tetap memiliki kharisma dan tetap berada dihati para penggemarnya lewat lagu-lagu puitis namun begitu familiar bagi siapapun yang mendengarkan. Terlihat pada saat mereka membawakan salah satu lagu mereka yang berjudul Maha Dewi sukses menarik perhatian seluruh penonton yang ada, dan ikut larut dalam tiap lantunan irama musik dan lirik lagunya. Pada konser Padi Reborn yang bertajuk Road to Festival 90 Lampung itu tak lupa bahwa pada pagelaran konser tersebut atas Aku Production sebagai promotor sehingga konser ini dapat terlaksana. Padi membawakan 15 lagu dari 5 album yang telah membesarkan nama grup band dengan Padli sebagai vokalis tersebut. “Malam ini bertepatan dengan hari kasih sayang dan mengenang terutama pada generasi 90an lewat lagu Semu Tak Sama,” kata Padli kepada seluruh penonton. Ditiap lagu yang dibawakan, grup Band Padi menyisipkan sebuah kejutan bagi para penonton, dengan demonstrasi dari masing-masing personil dalam memainkan alat musik mereka.  Terbukti para penonton pun terlihat menikmati apa yang disugukan oleh grup Band asal Surabaya itu.

Melalui lagu berjudul Harmoni padi memberikan pemahaman kepada penonton, bahwa tidak seluruh didunia ini tanpa memiliki kelemahan, segala sesuatu memiliki keserasian dan saling mengisi antar satu dan lainnya. “Kampus Erlangga Surabaya menjadi tempat bertemunya kami berlima, kami menyadari bahwa diantara kami berlima memiliki kelebihan dan kekurangannya, tapi justru itu lah yang seharusnya menjadikan ‘Harmoni’ bagi kita semua,” ujar Piyu.

Konser padi ditutup dengan lagu berjudul Sobat menjadi lagu andalan, seluruh penonton pun ikut menyanyikan lagu yang sangat familiar ditelinga anak muda era 90an itu. Bayu warga Kecamatan Rajabasa Jaya, Bandar Lampung yang ikut menyaksikan konser itu mengatakan dirinya merasa sangat terhibur dengan konser Padi Reborn, dan berharap Padi dapat tampil lagi di Lampung.

“Seneng, suka juga lagu-lagu Padi, dari zaman masih SMA udah dengerin lagu grup Band Padi. Setiap pulang sekolah dulu pasti nyetel lagu Padi lewat kaset. Lagu Padi yang saya suka ada Maha Dewi, Menanti Sebuah Jawaban, Harmoni. Tiga lagu itu saya suka banget,” kata dia.

Hadir juga dalam konser Padi Reborn tersebut, Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo berserta istri, Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto, Wakapolda Lampung Brigjenpol Teddy Minahasa Putra, Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah, Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya dan Bupati Pesawaran Dendy Romadhona.

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR