GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Pendapatan daerah  Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) Tahun Anggaran 2016 lalu mengalami kenaikan Rp246 miliar lebih atau 24% dari pendapatan tahun 2015.
Berdasar pada peningkatan itulah laporan keuangan Kabupaten Lamteng tahun 2016 mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) beberapa waktu lalu.
Atas kerja keras Pemkab Lamteng yang dipimpin Bupati Mustafa ini yang kini mengalami peningkatan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamteng, khususnya Panitia Khusus (Pansus) Laporan Pertanggungjawaban Penggunaan APBD (LPPA)  Kabupaten Lamteng tahun anggaran 2016 memberi pujian dan apresiasi kepada Pemkab Lamteng atas prestasi yang diraihnya.
Pujian tersebut disampaikan Ketua Pansus LPPA DPRD Lamteng,  M. Ghofur saat membacakan laporan pembahasan pansus pada sidang paripurna tentang persetujuan bersama Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (LPPA) Kabupaten Lamteng tahun anggaran 2016, Jumat (24/8/2017) siang kemarin.
Ghofur mengatakan berkat kerja keras pemkab Lamteng maka prestasi tersebut dapat diraih. "Kami ingin menyampaikan apresiasi kepada pemkab Lamteng yang alhamdulillah per tahun ini Kabupaten Lamteng mendapatakan opini WTP," ujarnya.
Menurut Ghofur, sudah lama Kabupaten Lamteng tidak mendapatkan predikat tersebut,  bahkan sebelumnya pernah mendapat opini disclaimer. "Ini merupakan bukti Pemkab Lamteng selalu berupaya memperbaiki kinerjanya," ungkapnya.
Secara umum,  lanjut Ghofur, pendapatan Kabupaten Lamteng terus meningkat.  Dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di tahun 2016 sebesar Rp2,454 triliun lebih telah terealisasi Rp2,269 triliun lebih. "Jadi anggaran 2016 ini telah terserap lebih dari 92%," tuturnya.
Politisi PKS ini menjelaskan  salah satu indikator keberhasilan pemerintah daerah salah satunya adalah faktor penyerapan anggaran.
Jika melihat indikator ini,  lanjut Ghofur,  minimal secara serapan juga bahwa pemerintah termasuk baik dalam melaksanakan menegemen anggaran pembangunan.  
Untuk pendapatan asli daerah (PAD)  Kabupaten Lamteng tahun 2016 yang ditargetkan Rp118, 86 miliar lebih terealisasi Rp137,87 miliar lebih.  "Selain pendapatan daerah, PAD lamteng juga terus melampaui target. Bahkan peningkatan sebesar 115,99%. Tentunya ini adalah kerja yang baik yang dilakukan Pemkab Lamteng," ujarnya.
Pansus LPPA DPRD berharap  ke depan target-target ini dapat terus ditingkatkan. Terutama PAD Lamteng. Sebab, Lamteng merupakan kabupaten yang memiliki potensi PAD yang cukup banyak,  terutama dari perusahaan-perusahaan yang ada di Lamteng. Sehingga APBD Lamteng terus meningkat,  dan pembangunan juga terus di lakukan, demi kesejahteraan masyarakat Lamteng. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR