SEBUAH penelitian baru, manusia juga dapat mengalami medan magnet Bumi. Studi baru yang diterbitkan Senin (18/3/2019) dalam Jurnal eNeuro memberikan bukti langsung. Dari pemindaian otak, manusia dapat digunakan, diterbitkan melalui partikel magnetik yang tersebar di sekitar otak. 

Magnet untuk medan magnet, yang disebut magnetoreception, pertama kali ditemukan pada manusia pada tahun 1980-an. Namun studi otak berikutnya dari tahun 1990-an, tidak menemukan bukti kemampuan itu. Hanya dengan akses ke teknik analisis data baru, kumpulan peneliti internasional memutuskan untuk mengevaluasi lagi. 



Dari peneltian, pemindaian otak dari manusia menunjukkan kekuatan terhadap satu perubahan dalam medan magnet seperti perubahan dari timur laut ke barat laut. Pergerakan ini akan sama dengan seseorang di luar ruangan yang menggeser kepala mereka dengan cepat dari kiri ke kanan, kecuali kepala bergerak melalui medan magnet yang berdasar medan yang bergerak di sekitarnya. 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR