SUKADANA (Lampost.co) -- Kapolres Lamtim AKBP Taufan Dirgantoro mengimbau kepada para orang tua agar tidak memberikan izin kepada putra-putri mereka yang masih dibawah umur untuk mengemudikan kendaraan bermotor.

Imbauan tersebut disampaikan oleh AKBP Taufan Dirgantoro terkait hasil Operasi Patuh Krakatau 2019, dimana dari 2.408 pelanggar lalu lintas yang ditindak atau ditilang tercatat sejumlah 924 diantaranya merupakan pengemudi dibawah umur.



“Dari 2408 pelanggar yang kami tindak atau kami tilang itu, 924 diantaranya tercatat merupakan pengemudi dibawah umur,” kata AKBP Taufan, saat konferensi pers hasil Operasi Patuh Krakatau 2019, Jumat, 13 September 2019.

AKBP Taufan menjelaskan selama 14 hari operasi digelar sejak 29 Agustus hingga 11 September 2019, Polres Lamtim mencatat sejumlah 2.408 pelanggar lalu lintas yang dikenai tindakan atau ditilang. Kemudian dari 2.408 pelanggar yang ditindak atau ditilang itu, 924 diantaranya tercatat merupakan pengemudi dibawah umur.

Pengemudi dibawah umur atau anak-anak dibawah umur itu, kata dia, sesuai aturan lalu lintas tidak diperkenankan untuk mengemudikan kendaraan bermotor baik mobil atau sepeda motor. Sebab anak dibawah umur biasanya pola pikirnya masih labil, sehingga dalam mengemudikan kendaraan bermotor juga kebanyakan tidak mengindahkan aturan lalu lintas, misalnya kendaraan bermotor dipacu dengan kecepatan tinggi.

“Dengan kondisi sedemikian rupa akhirnya akan muncul kerawanan dalam berlalu lintas misalnya saja, bisa terjadi kecelakaan yang akibatnya bisa cukup fatal,” kata AKBP Taufan.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR