Jakarta (Lampost.co) -- Sebanyak 347 warga di Desa Kimbely dan Desa Banti, Tembagapura, Papua, yang sempat disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB) telah dibebaskan oleh Satgas Terpadu TNI-Polri. Meskipun telah berhasil membebaskan sandera, operasi tersebut tetap berlanjut. 

"Saya sudah sepakat sama Panglima TNI sama-sama operasi kita lanjutkan untuk melakukan pengejaran," terang Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Gedung Graha Adya Wicaksana, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Minggu 19 November 2017.

Pasalnya, kata Tito, dari operasi yang kemarin digalakan, Satgas Terpadu baru berhasil mencokok sejumlah orang. Masih ada anggota KKB yang berkeliaran sambil membawa senjata.

"Oleh karena itu enggak boleh kendor, justru harus makin kencang mengejarnya," tegas Tito. 

Dia kembali mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya untuk Panglima TNI dan jajarannya yang telah bersama-sama melakukan operasi untuk pembebasan sandera. Apalagi, operasi itu tidak sampai menimbulkan korban dari pihak sandera meski sempat terjadi baku tembak. 

"Ini operasi menurut standar penanganan sandera, standarnya itulah sandera bebas tanpa ada terluka atau meninggal dunia itu adalah operasi yang sukses," ungkap Tito. 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR