PESAWARAN (Lampost.co) -- Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2019 yang dimulai 29 Agustus - 11 September 2019 oleh Polres Pesawaran, ribuan surat tilang dikeluarkan.

Kasat Lantas Polres Pesawaran AKP Ridho Rafika mengatakan, pelanggaran yang paling dominan adalah pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara roda dua. "Pelanggaran tidak menggunakan helm sebanyak 621 pelanggaran, tidak menggunakan safety belt 363 pelanggaran, tidak lengkap surat-surat ada sebanyak 358 pelanggaran, dan ada beberapa pelanggaran lainnya," ujar AKP Ridho, Kamis, 12 September 2019.



Dirinya mengatakan, selama Operasi Patuh Krakatau 2019, Satlantas Polres Pesawaran melakukan dibeberapa titik yang ada dibawah hukum Polres setempat. "Kita melakukan razia di jalan lintas barat Gedongtataan, jalan lintas Sumatera Tegineneng, dan Jalan Raya Way Ratai," ungkapnya.

Ketika disinggung, apakah banyak pelanggaran yang dilakukan oleh siswa sekolah, dirinya belum mengetahui secara detailnya, karena menurutnya sampai saat ini pihaknya sedang melakukan analisis dan evaluasi.

"Kalau detailnya belum tau, karena anggota kami sedang melakukan anev, dan belum selesai," tutupnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR