KALIANDA (Lampost.co) -- Pemkab Lampung Selatan bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Lampung berencana akan melaksanakan operasi pasar (OP) tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram di tujuh Kecamatan di Lampung Selatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, OP Tabung gas elpiji melon itu akan digelar mulai Senin - Kamis (27 - 30 Agustus 2018). Dimana, lokasi OP itu rencananya di 14 desa tersebar di tujuh Kecamatan, yakni Bakauheni, Penengahan, Bakauheni, Palas, Sragi, Kalianda, Sidomulyo, dan Way Panji.



Kepala Bidang Elpiji Hiswana Migas Lampung Adi Chandra mengatakan, guna mengatasi kelangkaan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir, OP akan digelar di 14 lokasi, yakni Desa Blambangan, Pisang, Gayam, Pasuruan dan Klaten (Penengahan), Palas dan Rejomulyo (Palas), Palembapang dan Sukaratu (Kalianda), Menara Siger dan Kelawi (Bakauheni), Sukabanjar (Sidomulyo), Balinuraga (Way Panji) dan Sragi.

"OP akan dimulai Senin (27/8/2018) di 3 Desa dulu, yakni Rejomulyo, Blambangan dan Pisang. Setiap lokasi akan didrop satu mobil yang isinya 560 tabung," katanya, Minggu (26/8/2018).

Adi mengatakan OP itu bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memenuhi tabung gas elpiji yang mengalami kelangkaan. "Dalam OP itu kami memberikan harga per tabung sebesar Rp16.500. Dimana, satu orang hanya bisa membeli dua tabung gas sekaligus. Selain itu, pembeli wajib melampirkan fotocopy KTP agar penjualan sama rata," kata dia.

Dia berharap dengan OP itu bisa mengatasi kelangkaan yang selama ini terjadi dan adanya kenaikan harga diatas Harga Eceran Tertinggi (HET). "Ya, Mudah-mudahan dengan OP ini bisa mengatasi kelangkaan selama ini terjadi," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR