JAKARTA (Lampost.co) -- Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, menjalani operasi mata pada 17 Agustus lalu. Proses operasi dan pemulihan mata Novel berjalan baik.

"Kemarin setelah operasi tanggal 17 itu, setelah empat lima jam hasilnya baik, berjalan baik," kata Ketua KPK, Agus Rahardjo di gedung Lembaga Administrasi Negara (LAN), Senin 21 Agustus 2017.



Meski begitu, Agus tak berkomentar banyak soal kasus penyiraman air keras kepada Novel. Ia menyatakan akan membicarakan secara internal mengenai kelanjutan kasus ini terlebih dahulu. Sementara soal proses penyembuhan Novel, upaya pemerintah diapresiasi.

Keluarga penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan meminta bertatap muka dengan Presiden Joko Widodo untuk menyampaikan rasa terima kasih. Waktu pertemuan belum bisa dipastikan, namun informasi itu sudah sampai ke telinga Kepala Negara.

"(Permintaan) disampaikan langsung oleh keluarga Novel. Mengenai waktunya belum tahu saya tapi sudah sampai ke Presiden," kata juru bicara Kepresidenan Johan Budi.

Menurut Johan, permintaan bertemu bukan persoalan. Apalagi, pertemuan untuk mengucapkan terima kasih atas bantuan pemerintah terhadap pengobatan Novel.

Novel Baswedan disiram air keras oleh dua pengendara motor tak dikenal dalam perjalanan pulang usai salat subuh di masjid dekat rumahnya, pada 11 April 2017. Mata Novel mengalami kerusakan. Ia harus dirawat di Singapore National Eye Centre sejak 12 April 2017.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR