KOTABUMI (Lampost.co) -- Polres Lampung Utara menangkap puluhan pelaku tindak kejahatan dalam Ops Sikat Krakatu 2019, dengan sasaran curas, curat dan curamor (3C), Senin (22/7/2019) pukul 11.00.

Operasi Sikat Krakatau yang berlangsung selama dua pekan mulai 5 Juli - 18 Juli 2019, berhasil menangani 38 kasus dengan jumlah 40 orang tersangka yang kini kasusnya masih dalam proses penyidikan aparat kepolisian Polres setempat.                              



Menurut Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono yang didampingi kabag Ops Kompol Nelson F. Manik dan Kasat Reskrim AKP M. Hendrik Apriliyanto mengatakan, selain mengamankan para tersangka, pihaknya juga menyita barang bukti berupa tiga unit mobil dan lima sepeda motor serta satu buah kunci liter T. Selain itu, barang bukti lainya sejumlah Hp berbagai merek.  

"Dari puluhan kasus dan tersangka tersebut, saat  kasusnya masih dalam proses penyidikan guna proses hukum lebih lanjut," ujarnya.

Dia juga menjelaskan dari data dari puluha kasus dan tersangka tersebut diektahui untuk kasus C3 sebanyak 11 kasus dengan jumlah tersangka 10 orang dan kasus curat sebanyak 24 kasus dengan jumlah tetsangka 26 orang serta curamor sebanyak 3 kasus dengan jumlah tersangka 4 orang tersangka.

"Untuk saat ini kasus pencurian sepeda motor atau curat, masih mendominasi yang terjadi di Wilayah Lampung Utara. Kalau dibandingkan tahun sebelumnya untuk kasus tindak kejahatan C3 di Wilayah Lampung Utara mengalami penurunan, namun petugas akan tetap melakukan upaya pencegahan dengan mengiatkan patroli," tambahnya.

Sementara itu, selama mengelar Ops Sikat Krakatau, pihaknya juga menerima penyerahkan senjata api (senpi), rakitan dari masyarakat sebanyak 22 senpi rakitan berikut 21 butir.

"Puluhan senjata api (senpi) dari masyarakat ini didapat setelah pihkanya melakukan himbauwan terlebuh dahulu kepada masyarakat. "Senjata api dari masyarakat tersebut dimilik oleh masyarakat karena alasan untuk melindungi diri atau jaga diri," kata kapolres menirukan penuturan dari pemilik senpi.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR