WAY KANAN (Lampost.co)--Satlantas Polres Way Kanan tidak akan melakukan tindakan penilangan selama Operasi Keselamatan Krakatau 2018, namun lebih mengutamakan tindakan peneguran guna menarik simpatik masyarakat untuk dapat mematuhi peraturan Lalulintas.

Hal itu disampaikan, Kasatlantas Polres Way Kanan AKP I Wayan Budiarta, saat pelaksanaan kegiatan pelatihan Pra Operasi Keselamatan Krakatau 2018, di Aula Adhi Pradana Polres Way Kanan, Kamis (1/3/2018).
Sebelumnya, Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Kabupaten Way Kanan menggelar pelaksanaan upacara gelar operasi keselamatan tahun 2018, di lapangan Mapolres setempat. Sebagai Inspektur upacara Bupati Kabupaten Way Kanan Raden Adipati Surya, dengan membacakan pidato tertulis Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Polisi Royke Lumowa.



Mewakili Kapolres Way Kanan AKBP Doni Wahyudi, Kabag Ops Kompol Yudi Pristiwianto didampingi Kabag Ren Kompol Tami Mudari, Kabag Sumda Kompol Andri Yulianto, Kasat, para Kapolsek dan anggota  yang terlibat dalam operasi.
Dalam latihan Pra Operasi Keselamatan Krakatau 2018, di Aula Adhi Pradana, Kabag Ops Polres Way Kanan Kompol Yudi Pristiwianto, menjelaskan tentang operasi kepolisian terpusat yang pada tahun 2017 lalu, merupakan Ops Simpatik dan pada tahun 2018 diubah sandinya menjadi Ops Keselamatan Krakatau 2018.
Ia mengatakan pelaksanaan Operasi Keselamatan Krakatau 2018, berlangsung selama 21 hari dimulai dari tanggal 5-25 Maret 2018. Diharapakan agar para satgas dapat berperan aktif untuk mewujudkan Kamseltibcar Lantas sesuai Promoter Kapolri.

Kasat Lantas AKP I Wayan Budiarta, menyampaikan kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi Keselamatan Krakatau 2018, bahwasannya dalam pelaksanaan Ops Keselamatan Krakatau 2018 di lapangan yang berlangsung selama 21 hari, kepolisian tidak akan melakukan penilangan.
Namun, lebih mengutamakan tindakan peneguran, kata I Wayan Budiarta. Tindakan ini dilakukan senantiasa untuk menarik simpatik masyarakat agar dapat mematuhi peraturan Lalulintas sesuai dengan UU nomor 22 tahun 2009, Tentang Lalulintas dan angkutan jalan. "Mudah-mudahan masyarakat di Kabupaten Way Kanan dapat mengerti tentang pentingnya keselamatan bagi diri mereka sendiri terumata yang menggunakan kendaraan," ungkapnya.
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR