LIWA (Lampost.co) -- Sejak operasi antik dilaksanakan selama 14 hari terhitung 9-22 Agustus 2019, jajaran Sat Narkoba Polres Lampung Barat berhasil menangkap tiga penyalaguna narkoba, satu diantaranya merupakan target operasi.

Kapolres Lampung Barat AKBP Doni Wahyudi melalui Kasat Narkoba Iptu Junaidi menerangkan tersangka sebagai target operasi atau sudah lama diincar petugas berhasil ditangkap pada Senin, 19 Agustus 2019 di Pekon Penyandingan, Dusun Bandarjaya, Kecamatan Bangkunat, Pesisir Barat yaitu Riko (43) warga Dusun Bandarjaya, Pekon Penyandingan, Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat.



Barang bukti yang diamankan petugas dari Riko berupa 1 buah plastik klip yang berisi narkoba jenis sabu seberat 0,5 gram, 1 buah pipa kaca (pirex), 1 buah sedotan (alat skop), 1 buah cutton bud, alat pembersih pipa kaca (pirex) dan 1 buah kertas timah rokok.

Untuk kedua tersangka lainnya, yang ditangkap pertama adalah Aldi dengan barang bukti 1 buah kotak rokok yang berisi 1 buah plastik klip berisi narkoba jenis sabu dengan berat 0.4 gram, 1 buah kotak rokok yang didalamnya berisi 1 buah pipa kaca (pirex), dan 2 buah korek api gas. Tersangka selanjutnya yakni Aan Saputra dengan barang bukti yang diamankan 1 buah kotak rokok yang berisikan 1 buah plastik klip berisi narkoba jenis sabu dengan berat 0,01 gram,. Keduanya ditangkap pada Jumat, 16 Agsutus 2019 di Pekon Bumijaya, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat.

"Kami terus berupaya maksimal dalam menyelamatkan masyarakat dan korban penyalahgunaan narkoba serta memberantas jaringan pengedar gelap narkoba, baik dalam bentuk kegiatan preventif maupun penindakan (represif) yang berada di wilayah hukum Polres Lampung Barat," kata Kasat.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR