BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Lampung meminta pihak rumah sakit menempatkan pegawai yang berkompeten di bagian pegaduan dan informasi. Sehingga masalah yang disampaikan masyarakat bisa diselesaikan dengan baik.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Lampung Nur Rakhman Yusuf saat menjadi narasumber dalam acara sosialisasi, monitoring dan evaluasi terhadap implementasi pengelolaan informasi dan pengaduan rumah sakit oleh BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung kepada petugas Pengelolaan Informasi dan Pengaduan Rumah Sakit (PIPP), di kantor BPJS Kesehatan setempat, Kamis (24/5/2018).



Dia mengingatkan pengelolaan pengaduan pelayanan publik secara ketentuan dan regulasi penting dan harus ada, karena ini merupakan amanat undang-undang No. 25 tahun 2009 terkait pelayanan.

"Layanan pengaduan harus ada. Kemudian tempatkan orang-orang yang punya kompeten terkait pelayanan produk yang ada, jangan sampai masyarakat datang komplain, masalah tidak selesai, karena yang ditarok honorer atau TKS. Honor TKS boleh tapi harus yang berkompeten, yang paham, jangan sampai menjelaskan yang salah menyebabkan masyarakat bukannya tercerahkan," kata dia.

Menurut dia suatu instansi harus segera mungkin menyelesaikan persoalan pengaduan maysarakat. Jangan sampai persoalan itu melebar apalagi sampai ke media sosial yang bisa merugikan instansi itu sendiri. "Kalau sampai curhat di medsos itu merugikan unit usaha, penyelenggara pelayanan. Padahal belum tentu salah. Tapi masyarakat kan tidak mau tahu itu, kalaupun kita klarifikasi dianggapnya pembelaan saja. Itulah pentingnya penanganan pengaduan, bukan soal pengaduannya," kata dia.

Karena, lanjut dia, terkadang masyarakat yang komplain, mengadu, hanya ingin didengarkan dan dihargai. Sehingga sangat penting mengoptimalkan layanan pengaduan. "Layanan pengaduan itu justru bagian vital sangat penting, kalau perlu ruangan yang bagus dan nyaman, orang marah begitu datang, nyaman kasih minum tanya komplainnya," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR