BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung menegaskan akan mengawal proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2018/2019.
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung, Nur Rakhman Yusuf, menjelaskan hal tersebut bertujuan guna meminimalisir potensi kecurangan selama proses penerimaan siswa-siswa baru bergulir. “Tujuannya agar potensi kecurangan selama proses penerimaan dapat diminimalisir, sebab jika kecurangan terjadi secara otomatis marwah pendidikan Provinsi Lampung dapat tercoreng,” ujarnya dalam rilis yang diterima Lampost.co, Jumat (29/6/2018).
Agar pengawasan dapat berjalan secara maksimal, rencananya Ombudsman akan membentuk tim khusus untuk menyelidiki dan menindak lanjut jika terdapat temuan kecurangan. “Kami akan membentuk tim khusus untuk menampung dan menyelidiki jika ada temuan kecurangan,” katanya.
Ia juga memastikan pengawasan dilakukan dengan cara terjun langsung kelapangan. “Tentunya kami akan sering terjun kelapangan untuk melihat proses penerimaan siswa baru seperti apa dan bagaimana mekanismenya,” ujarnya.
Nur berharap masyarakat tidak mudah tergiur tawaran diloloskan masuk ke sekolah unggulan. "Agar masyarakat jangan tergiur dengan tawaran harga, dengan syarat akan diloloskan penerimaan disekolah tertentu," ujarnya. 

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR