KALIANDA (Lampost.co) -- Muhammad Din (22) warga Dusun II, Desa Sukamarga, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, hilang di gulung ombak di pantai Cemara, Desa Merakbelantung, Kecamatan Kalianda, Senin (18/6/2018) sekitar pukul 15.30.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Lampost.co, kejadian bermula saat korban bersama tiga orang rekannya bermain ke pantai untuk mandi. Pada saat keempat remaja asyik mandi, ombak besar menggulung mereka. Alhasil, korban hilang di gulung ombak, sementara ketiga rekannya selamat.



Kepala Desa Sukamarga Muksi HS mengatakan setelah dilkukan pencarian oleh masyarakat dan para petugas, jasad korban terlihat, namun kembali hanyut. "Sekitar dua jam dari tenggelam korban terlihat, sekitar seratus meter dari tempat tenggelam, " kata dia kepada lampost.co.

Dijelaskannya, ombak besar di daerah sekitar menyulitkan tim pencari korban yang menggunakan perahu. Jasad korban yang sudah terlihat, kembali hilang tergulung ombak. "Setelah terlihat, jasad korban kembali hilang, karena ombak besar," kata dia.

Posisi korban terjepit batu karang, kata dia, sehingga menyulitkan tim pencari mengangkat jasad korban. "Posisi korban sudah diketahui, petugas sedang mencari oksigen untuk menyelam," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan jasad belum di evakuasi ke daratan, sementara ratusan masyarakat sekitar berkumpul di sekitar pantai menyaksikan petugas melakukan evakuasi jasad korban.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR