LIWA (Lampost.co) -- Oknum PNS Pemkab Lampung Barat Pangku Hazaroni (52) bersama 4 rekannya diamankan jajaran Polres Lampung Barat karena diduga melakukan tindak pidana kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu, Kamis (6/12/2018).

Tersangka yang merupakan PNS Dinas Koperindagpas Lambar dengan jabatanya sebagai salahsatu kepala seksi itu adalah warga Pekon Pagardewa, Kecamatan Sukau, Lambar. Ia diamankan bersama 4 rekannya.



Kasat Narkoba Iptu Junaidi mendampingi Kapolres Lampung Barat AKBP Doni Wahyusi,  Jumat (7/12/2018), mengatakan penangkapan para pelaku tersebut berawal dari adanya informasi masyarakat, bahwa pelaku bernama Pangku Hazaroni sering mengunakan narkotika jenis sabu.

Kemudian anggota Sat Res Narkoba Polres Lambar menindaklanjuti laporan tersebut yang kemudian berhasil mengamankanya di pasar Sebelat pekon Tanjungraya, Kecamatan Sukau.

Anggota Sat Narkoba Polres Lampung Barat kemudian langsung menggeledah kediaman rumah tinggal pelaku yang kemudian menemukan 2 klip plastik berwarna putih berukuran kecil yang diduga didalamnya berisi narkotika jenis sabu sisa pakai dan 2 buah HP merek Samsung.

Lalu jajaran Sat Narkoba Polres Lampung Barat melakukan pengembangan dengan terus melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap pelaku. Pelaku akhirnya mengakui jika barang tersebut didapatnya dari rekanya.

Dari keterangan itu, akhirnya petugas menindaklanjutinya yaitu dilakukan under cover buy dengan cara pelaku diminta untuk memesan narkotika jenis sabu dengan Doni. Hasilnya petugas lalu menangkapnya dengan barang bukti di tangannya di amankan berupa 1 paket kecil narkotika jenis sabu.

Berdasarkan keterangannya, bahwa narkotika jenis sabu tersebut diperoleh dari Ardi Marsa di Desa Tanjungjati, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan, Kabupaten, OKU Selatan, Sumatra Selatan. Kemudian petugas melakukan penggerebekan di rumahnya ternyata sedang pesta narkoba bersama pelaku Beni RS dan Efendi yang sempat lolos namun akhirnya dapat ditangkap oleh petugas bersama warga.

Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti berupa 68 paket kecil narkotika, 7 paket sedang, 2 perangkat alat hisap (bong), 2 unit ponsel merek Oppo dan Nokia milik pelaku Ardi Marsa, dan 2 paket kecil narkotika jenis sabu, 1 unit ponsel merek Nokia milik Beni RS.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR