KOTABUMI (Lampost.co) -- Pemerintah Daerah masih menunggu hasil penyelidikan terkait kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan oknum camat Kotabumi Utara yang diamankan polisi. Hal itu dikatakan oleh Sekdakab Lampura, Samsir saat dimintai komentarnya mengenai penangkapan camat di kantor pemkab setempat, Rabu (5/9/2018).

"Yang jelas untuk tindakan kita lakukan berikutnya pada bersangkutan menunggu hasil penyelidikan dan instruksi dari Bupati. Pastinya itu akan diganti sementara waktu ini, sambil menunggu proses hukumnya berjalan," kata dia mengomentari sanksi diberikan kepada ASN yang terlibat penyalahgunaan barang haram itu.



Terkait dengan pendampingan terhadap pelaku, pihaknya belum dapat memberikan secara pasti. Namun, pendampingan dapat dilakukan hanya kepada pejabat pemerintah saja. Pihaknya mengklaim tidak akan memberikan pendampingan, sebab sandungan kasusnya merupakan musuh pemerintah.

"Jadi itulah yang sering kami katakan pada mereka (ASN), jangan sekali-kali mencoba. Kalau sudah kecanduan susah akan menghilangkannya, kalu sudah kejadian beginikan diri sendiri yang susah," terangnya.

Untuk masalah persuasif dalam pencegahan masalah penyalahgunaan melalui pemeriksaan tes urine pegawai, kata dia, pihaknya belum dapat memberikan kepastian. Namun telah diupayakan sebelumnya, sebab biaya yang harus dikeluarkan tidaklah sedikit untuk melaksanakannya kepada seluruh ASN.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR