PRINGSEWU (Lampost.co) -- Jajaran Kementerian Kesehatan, PUPR, Bappenas mengapresiasi keberhasilan Kabupaten Pringsewu dalam rangka pencapaian  seratus persen akses open defecation free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan (BABS) akhir tahun 2017.

Deklarasi ODF seratus persen akses BABS di laksanakan di halaman Pemkab Pringsewu Senin (14/5/2018). Turut hadir dalam deklarasi tersebut Bupati Pringsewu Sujadi dan Wakil Bupati Fauzi.



Sujadi mengatakan deklarasi seratus persen akses jamban sehat bukan akhir perjuangan tapi awal program untuk selanjutnya menuju seratus persen kepemilikan.

Dia mengakui kegiatan ini banyak berkahnya, karena bukan hanya membuat jamban tetapi masyarakat telah mampu memproduksi jamban/closed dalam jumlah besar untuk di jual ke luar daerah.

Kementerian Kesehatan di wakili Dirjen Kesehatan Lingkungan Imrani Agus, mengatakan deklarasi bukan hal yang sederhana tetapi sebuah motivasi dan kerjasama dari semua pihak untuk menjadikan sebuah kabupaten bisa ODF seratus persen. Kedepan Kabupaten Pringsewu harus bisa menginisiasi bagi kabupaten lain agar bisa berbuat yang sama. Dia menyatakan sikap leadership yang di butuhkan adalah bagaimana masyarakat Pringsewu bisa stop BABS dan memiliki sanitasi sehat dan aman. 

Menurutnya mengamankan air minum sekaligus mengamankan sanitasi merupakan bagian vital untuk menuju keluarga sehat. Di Pringsewu juga ternyata ada
Satgas Gebrak ODF yang di pimpin Wakil Bupati Fauzi.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR