BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Kelebihan berat badan alias obesitas ternyata bisa memicu timbulnya berbagai penyakit serius. Gejala akibat obesitas bisa mengancam orang dewasa, hingga anak-anak.

Ahli Gizi di Politeknik Kesehatan Tanjungkarang, Yulian Novika Juherman, mengatakan obesitas bisa terjadi akibat sering mengonsumsi makanan dengan kandungan kalori yang tinggi, tanpa diimbangi dengan aktivitas fisik yang sesuai. Ketika energi yang dihasilkan dari pembakaran kalori tersebut tidak terpakai, maka tubuh akan menyimpannya dalam bentuk lemak. Seiring waktu, lemak itulah yang akan terus menumpuk, hingga terjadi obesitas.



Menurut Yulian, orang dewasa lebih rentan mengalami obesitas dibandingkan dengan anak-anak. Hal itu disebabkan oleh hormon estrogen yang membuat kekebalan tubuh seseorang semakin berkurang, terutama pada wanita dewasa menjelang usia menopause.

"Dampak obesitas semakin rentan pada seseorang yang sudah usia lanjut karena penyakit-penyakit degeneratif sudah mulai menyerang," kata dia.

Berbagai jenis penyakit serius yang bisa disebabkan obesitas adalah tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyakit akibat tingginya kolesterol dalam tubuh.

Untuk mengatasi hal tersebut, solusinya adalah dengan mengurangi makan dengan kandungan karbohidrat yang tinggi. Orang dengan obesitas disarankan mengurangi lauk dalam setiap porsi makanannya, dan menambah porsi sayur dan buah.

Ia menyebut, kebutuhan rata-rata kalori bagi wanita dewasa yang aktif secara fisik per hari adalah sekitar 2.000, sedangkan bagi pria dewasa yang juga aktif secara fisik adalah 2.500.

"Kebanyakan yang menjadi masalah adalah seseorang jarang bergerak. Entah disebabkan oleh pekerjaan yang mengikat, atau karena lebih suka mengisi waktu luang dengan bersantai, menonton televisi, bermain atau tidur," kata dia.

Selain kurang melakukan aktivitas fisik, obesitas juga dipicu oleh kebiasaan mengkonsumsi makan siap saji yang terlalu sering. Kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman manis dan minuman beralkohol juga bisa menyebabkan masalah kegemukan.

Faktor Lain

Yulian menyebut selain faktor makanan dan minimnya aktivitas fisik, obesitas bisa disebabkan oleh faktor lain, seperti keturunan atau genetika dan bertambahnya usia. Untuk mencegah terjadinya obesitas, Yulian menyarankan agar masyarakat terbiasa menerapkan pola hidup sehat dengan rutin melakukan olahraga. Hal tersebut selain perlu dilakukan orang dewasa, juga sudah harus dibiasakan kepada anak-anak.

"Obesitas bisa dicegah, caranya adalah dengan menerapkan pola hidup sehat, mengonsumsi gizi seimbang serta rutin melakukan aktivitas fisik seperti olahraga," kata dia.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR