SAKIT mata merupakan sakit yang ringan-ringan berat dirasakan orang. Namun untuk berobatnya, cukup mudah dengan tetesan obat mata.

Na kik ingkah tetes mata, acak dia matani tilelokko di way cambai (Na kalau hanya tetes mata, lebih baik matanya direndam air sirih).



Tapi ini cerita lain, seorang warga Wales, kaget mendapati tagihan untuk membeli tetes mata seharga Rp75 triliun. Tepatnya setelah lelaki itu memeriksakan matanya dan perlu menguji matanya kembali karena menampilkan tagihan di layar pindah harga. Tidak tanggung-tanggung, harganya mencapai 4 miliar poundsterling atau Rp75 triliun.

Seperti dikutip Sky News, laki-laki itu tidak bisa berkata-kata melihat harga yang muncul itu. Kasir pun berupaya mencari tahu apa yang telah terjadi dan menemukan masalah sistem komputernya.

Mujokh de salah khega no, khepa kik temon sang kheno khegani, wat-wat gawoh (Untung salah harga, bagaimana jika benar segitu harganya. Ada-ada saja).

“Dia sangat baik dan bisa mengatasinya dengan cepat. Ini bukan kesalahan manusia, hanya ada masalah dengan sistem komputer,” imbuh Chidlow.

Chidlow pantas terkejut melihat harga itu. Umumnya untuk harga obat tetes mata di Specsavers hanya berkisar 9,95 poundsterling atau sekitar Rp186 ribu.

Specsavers pun mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan bahwa pemindai harga di tempat mereka sangat sensitif. “Dalam insiden ini, yang terpindai dari alat itu justru nomor identitas konsumen, bukan tagar harga dari produk. Kami berhasil menyelesaikan permasalahan dengan cepat,” pungkas pihak Specsavers.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR