KRUI (Lampost.co) -- Kegiatan tahunan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) jenjang SD tingkat Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar)2018 yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesibar dalam pelaksanaannya dinilai koordinasi.

Pemantauan Lampost.co, kegiatan yang berlangsung Selasa (27/3/2018) di gedung serba guna (GSG) Selalaw Labuhan Jukung sekitar pukul 10.00,  terlihat tidak semeriah seperti dalam pelaksanaan tahun sebelumnya.



Hal itu juga terlihat pada antusias peserta yang ikut pada kegiatan tersebut. Jumlah peserta dari berbagai cabang olahraga dan kesenian hanya beberapa puluh saja. Kemudian para peserta dari sekolah dasar itu juga tersebar di luar gedung, sembari menunggu giliran untuk tampil pada acara tersebut.

"Masih meriah tahun kemarin acara lombanya. Kalau sebelumnya diadain di sekolah, anak-anak yang jadi peserta juga diperhatikan. Yang ikut lomba juga diarahkan ikut memeriahkan acara. Acara yang sekarang lebih sepi,  kurang terkoordinasi acaranya," ujar salah seorang wali murid yang tidak mau disebutkan namanya.  

Sementara itu, Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat N. Lingga Kusuma, dalam acara tersebut mengatakan tujuan dilaksanakannnya O2SN dan FLS2N ini adalah untuk menumbuhkembangkang minat, bakat, dan kreativitas para siswa akan olahraga dan seni.

"Selain itu kegiatan O2SN dan FLS2N juga untuk memilih para kandidat terbaik yang akan diikutsertakan pada ajang lomba tingkat provinsi. Jika peserta kita bisa lulus di tingkat provinsi, maka akan dilanjutkan tingkat nasional bahkan internasional," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR