Tangerang (Lampost.co) -- Atin Puspita, 32, korban ledakan pabrik kembang api di Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, meninggal dunia. Dia mengembuskan napas terakhirnya saat dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang. 

"Pukul 22.55WIB semalam, korban atas nama Nyonya Atin Puspita meninggal dunia," ucap Staf Humas RSUD Tangerang Lilik, Senin 30 Oktober 2017. 

Menurut dia, Atin sudah mendapat perawatan intensif dengan ditempatkan di ICU. Namun, kondisinya terus menurun dari hari ke hari. Bahkan, dia juga sempat kritis di hari ketiga perawatan.

"Dia menderita luka sebesar 80 persen, hampir sekujur tubuhnya terbakar," kata Lili. 

Saat ini, jelas Lili, RS masih menangani 10 pasien korban ledakan. Dua di antaranya masih di ruang ICU dan 8 pasien lainnya berada di kamar perawatan. Sementara itu, sejak ledakan dan kebakaran pada Kamis 26 Oktober 2017, sudah 49 korban meninggal dunia. 

Polisi sudah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah pemilik pabrik Indra Liyono, Direktur Operasional PT Panca Buana Cahaya Sukses Andri Hartanto, dan tukang las Subarna Ega.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR