BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Nilai total ekspor Provinsi Lampung pada bulan 53,02 juta dolar AS atau turun 17,31 persen dibandingkan ekspor Maret 2018 yang tercatat 306,25 juta dolar AS.

Kepala BPS Lampung Yeane Irmaningrum mengatakan nilai ekspor April 2018
ini jika dibandingkan dengan April 2017 yang tercatat 301,49 juta dolar AS, juga mengalami penurunan sebesar 48,26 juta dolar AS atau turun 16,01 persen.



"Lima golongan barang utama ekspor Provinsi Lampung pada bulan Maret 2018 yaitu lemak dan minyak hewan/nabati; batu bara,  bubur kayu/pulp, kopi, teh, dan rempah-rempah,  juga olahan dari buah-buahan/sayuran," kata dia di kantor BPS Lampung, Selasa (15/5/2018).

Penurunan ekspor April 2018 terhadap Maret 2018 terjadi pada lima golongan barang utama tersebut yaitu batu bara turun 53,80 persen, lemak dan minyak hewan nabati turun 17,29 persen, bubur kayu/pulp mengalami penurunan sebesar 4,98 persen,  olahan dari buah-buahan/sayuran turun 4,78 persen, dan kopi, teh, rempah-rempah turun 0,23 persen.

Negara utama tujuan ekspor Provinsi Lampung pada bulan April 2018 yaitu ke India yang mencapai 52,93 juta dolar AS, Amerika Serikat 36,97 juta dolar AS, Tiongkok 30,75 juta dolar AS, Italia 25,29 juta dolar AS, dan Belanda 23,45 juta dolar AS. "Peranan kelimanya mencapai 66,90 persen," ungkapnya.

PENULIS

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR