KALIANDA (Lampost.co) -- Sebanyak 164 kerangka jenazah dikremasi dalam acara Prita Yadna atau ngaben massal di Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Lampung Selatan, Rabu (1/8/2018). Kerangka jenazah yang dikremasi terdiri dari 56 ngelungah atau bayi dan 108 sawe atau orang dewasa. 

Wakil Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengatakan, acara ngaben massal bukan hanya upacara umat Hindu Bali, tetapi juga merupakan warisan budaya yang perlu dilestarikan. 



"Tradisi ini merupakan warisan besar budaya bangsa. Kedepan, kegiatan Prita Yadna akan menjadi agenda pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, karena memiliki potensi besar di bidang pariwisata," katanya saat hadiri ngaben massal di Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Lampung Selatan, Rabu (1/8/2018). 

Kegiatan keagaman agama hindu tersebut, banyak diikuti dari luar daerah Lampung, sehingga kedepan pemkab Lampung Selatan ikut campur dalam acara ngaben massal. 

"Akan dimasukan kedalam agenda tahunan Pemkab Lamsel," katanya. 

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR