KRUI (Lampost.co)--Nelayan dan masyarakat miskin di kabupaten Pesisir Barat memilih beristirahat dari aktivitasnya selama cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir ini.
"Sudah sekitar satu minggu ini sama sekali enggak bisa melaut. Ampun kalau kondisi sekarang.  Biasanya meski cuaca ekstrem ada waktunya laut tenang dan kami bisa melaut walaupun waktunya terbatas. Tetapi kalau sekarang betul betul enggak bisa. Tahun kemarin di bulan yang sama cuaca terbilang tenang tidak seperti sekarang.  Cuaca ektrim terjadi setelah Desember. Tetapi kalau sekarang lebih cepat turun cuaca eketrem," kata Novi, nelayan di Pelabuhan Kuala Stabas Pasar Krui Kecamatan Pesisir Tengah, kepada Lampost.co, Jumat (1/12/2017).

Kapal nelayan di Pesisir Barat yang sandar tak beraktivitas selama cuaca ekstrem. (Foto:Lampost/Yon Fisoma)



Ia memilih untuk memperbaiki jaring yang rusak selama tak melaut.
Dari informasi yang didapatnya, bahwa diperkirakan cuaca ekstrem akan terus terjadi hingga Tahun Baru.
Kalau seperti ini, nelayan butuh bantuan pemerintah untuk mengatasi segala kebutuhan. "Kami tak melaut, pendapatan nol sementara untuk kebutuhan sehari-hari harus mengeluarkan biaya," ujarnta.
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR