PESAWARAN (Lampost.co)-- Tim gabungan Polairud Polda Lampung dan Ditpolir Korpolairud Baharkam Polri meringkus nelayan tersangka pemilik bom ikan di perairan Teluk Ratai, Kabupaten Pesawaran, Rabu (13/3/2019) lalu.

Dari tangan tersangka MK (44) warga Padangcermin, Kabupaten Pesawaran, petugas menyita barang bukti berupa bom ikan dan hasil tangkapan berupa cumi. Dirpolairud Polda Lampung, Kombes Pol Usman HP didampingi Kasubdit Gakkum Polairud Polda Lampung, AKBP Doddy Ferdinand Sanjaya, mengatakan tersangka diringkus tim gabungan saat patroli.



"Tim gabungan melakukan patroli dan mencurigai nelayan bagan jerigen lalu petugas melakukan penggeledahan dan ditemukan bahan peledak jenis bom ikan," kata Usman HP, Minggu (17/03/19).

"Terhadap tersangka di jerat pasal kepemilikan bahan peledak, sebagai mana diatur dalam Undang-Undang (UU) Darurat Nomor 12 Tahun 1951, pasal 8 diancam dengan hukuman paling lama enam tahun atau denda Rp1,2 miliar," ujarnya.

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR