KALIANDA (lampost.co) -- Kapolri Jenderal Tito Karnavian memprediksi kepadatan arus mudik penumpang dan sepeda motor di Pelabuhan Merak dan Bakauheni akan terjadi pada H-2 dan H-1, Rabu dan Kamis (13-14/6/2018).

Untuk itu, ia meminta Kapolda Lampung dan jajarannya mengantisipasi emergency penumpukan penumpang dan kepadatan arus kendaraan menuju jalur mudik yang ada di Provinsi Lampung. Hal ini agar masyarakat yang hendak pulang kampung merasa aman dan nyaman selama di perjalanan.



"Saat terjadi kepadatan arus mudik akan terjadi emergency. Maka itu lakukan antisipasi untuk mengurai penumpukan kendaraan dan penumpang di pelabuhan dengan pengerahan kapal-kapal besar," kata Kapolri saat melakukan peninjauan jalur mudik di Posko Pelayanan Terpadu Pos Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni pada H-4, Senin (11/6/2018).

Pada umumnya, ujar Tito, pemudik sepeda motor ataupun mobil pribadi melakukan perjalanan mudik dari Jawa malam hari, supaya tiba di Pelabuhan Bakauheni pada pagi hari. Mereka takut begal kalau mudik pada malam hari lewat Lampung dan Sumatera Selatan.

"Mana-mana saja jalur mudik yang kata masyarakat rawan begal. Sterilkan dan harus aman jalur mudik dari ancaman begal. Sebab negara dan pemerintah berkomitmen pelayanan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini lebih baik, lebih aman, nyaman dan lancar," tegas Kapolri.

Kapolri meninjau jalur mudik bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basoeki Hadimoeljono, dan Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek. Kedatangan mereka disambut Dirut ASDP Indonesia Ferry Ira Puspitadewi dan GM PT ASDP cabang Bakauheni Anton Murdianto.

 

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR