BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Kristian Budiantoro (27) napi yang tewas gantung diri, ternyata sempat meminta rokok sebelum ditemukan meninggal sekitar pukul 15.30 WIB, Kamis (3/5/2018) di blok D 1 Lapas Kelas I A Bandar Lampung.

"Korban gantung diri sempat meminta rokok kepada rekan sesama napi pada pukul 13:00 WIB, dari keterangan saksi,", kata Kapolsek Kedaton, Kompol Anung.
Ia belum dapat menjelaskan terkait jumlah saksi maupun seperti apa jenis ruangan yang didiami oleh korban.
Untuk saat ini jasad korban sudah dibawa ke RS Abdoel Moeloek untuk divisum.
"Kita masih kumpulkan keterangan dari anggota kita. Jumlah saksi belum dapat saya pastikan. Dan juga jenis ruangan sel korban," katanya.



BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Kristian Budiantoro (27) napi yang tewas gantung diri, ternyata sempat meminta rokok sebelum ditemukan meninggal sekitar pukul 15.30 WIB, Kamis (3/5/2018) di blok D 1 Lapas Kelas I A Bandar Lampung.

"Korban gantung diri sempat meminta rokok kepada rekan sesama napi pada pukul 13:00 WIB, dari keterangan saksi,", kata Kapolsek Kedaton, Kompol Anung.
Ia belum dapat menjelaskan terkait jumlah saksi maupun seperti apa jenis ruangan yang didiami oleh korban.
Untuk saat ini jasad korban sudah dibawa ke RS Abdoel Moeloek untuk divisum.
"Kita masih kumpulkan keterangan dari anggota kita. Jumlah saksi belum dapat saya pastikan. Dan juga jenis ruangan sel korban," katanya.

Pesan ke Keluarga
Narapidana Lapas Kelas I A Bandar Lampung bernama Kristian Budiantoro (27), warga warga 05 Kelurahan Mulyosari, Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan dikabarkan tewas gantung diri, ternyata sempat memiliki permintaan.
Herman (35) Warga Perum Polda Kemiling, yang merupakan Paman korban mengatakan, Keluarga pernah membesuk pada Jumat (27/4/2018).
"Jadi pas besuk, katanya dia minta pindah kamar," ujarnya kepada Lampost.co Kamis (3/5/2018) di depan Lapas Rajabasa.
Kristian mengaku tak kuat, lantaran ia berada di sel tikus, selama menjalani masa tahanan.  Pihak keluarga juga masih menunggu hasil visum, apakah benar korban gantung diri atau ada indikasi lain.
"Kebetulan saya udah lihat tadi, orang tuanya kaget dapat kabar sore tadi, makanya saya ke sini," katanya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR