BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--DR (35), ibu rumah tangga asal, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, menjadi korban penipuan dari Napi LP Kelas II B Kotaagung, Tagggamus. Akibatnya, wanita tersebut mengalami kerugian Rp14,8 juta.

Dari upaya penipuan tersebut Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung yang membackup Polda Kalimantan Selatan menangkap tiga pelaku, CP (25), warga Kota Agung Barat Tanggamus, MI (33) warga Beringin Jaya, Kemiling dan, WAW (36) warga Kemiling. CP dan MI merupakan napi LP Kotaagung. Pelaku dibekuk dengan laporan Polisi LP/445/VIII/2018/Kalsel/SPKT tgl 13 Agustus 2018.



Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, AKBP Ruli Andi Yunianto mengatakan, pelaku dibekuk pada Rabu (3/10/2018). Awalnya, WAW dibekuk di kediamannya, kemudian CP dan MI diamankan usai berkoordinasi dengan LP Kotaagung.

"Jadi pelaku ada tiga, WAW Penerima transferan, MI perantara nomor rekening, dan CP pelaku utama," ujarnya kepada Lampost.co, Kamis (4/10/2018).

Modus yang dilakukan para pelaku yakni, pelaku utama membuat Facebook palsu bernama WAW, dan mengaku sebagai anggota Polres Bengkulu Selatan.

Lalu keduanya berkenalan via media sosial, hingga saling berinteraksi via telepon dan video call, dan berpacaran meski belum pernah bertemu.

"Nah ada semacam video asusila dari interaksi korban dan pelaku, ini yang dipakai pelaku buat ngancam korban," katanya.

Lantas korban mengirimkan uang Rp14.8 juta, ke rekening WAW (asli) yang merupakan adik ipar dari pelaku MI (Napi). "MI dikasih keuntungan 10 %, dan WAW dikasih uang Rp200 ribu," katanya.

Dari tangan pelaku, diamankan barang bukti berupa 1buah buku tabungan BRI Norek: 009801118540509 an. Wahyu Agung Wibowo, 1 buah ATM BRI warna kuning milik an. WAW, 1 (satu) buah HP Merk Samsung B310E Guru Music 2 (SM-B310E) warna putih, dan HP milik IM), 1 buah HP Merk Samsung Galaxy J3 warna biru metalik milik CP, 1 buah HP Merk Samsung Galaxy Note 8 warna hitam, milik WAW.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR